Hikari: Jurnal Bahasa dan Kebudayaan
https://hikari.bunghatta.ac.id/index.php/hikari
<div style="text-align: justify;"> <div style="text-align: justify;"> <p>Hikari: Jurnal Bahasa dan Kebudayaan, it is a scientific journal that publishes the results of research and thought in two languages, namely Indonesian and English and in a special issue in Japanese. Hikari Journal is published twice a year in June and November. This journal is published by Program Studi Sastra Jepang, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Bung Hatta in Padang, West Sumatra, Indonesia. In cooperation with universities that have fields of Language and Culture, each text sent will go through a review process by reviewers. The publication of the article is based on the reviewer's assessment and editorial team. You can Register in <strong><a href="https://hikari.bunghatta.ac.id/index.php/hikari/user/register">here</a> </strong>and Login in <strong><a href="https://hikari.bunghatta.ac.id/index.php/hikari/login">here</a></strong></p> <p><strong>Hikari: Jurnal Bahasa dan Kebudayaan </strong>indexed in:</p> <p><a href="https://scholar.google.com/citations?hl=id&view_op=list_works&gmla=AJsN-F7tNnjXkGWNCq8w1MBs_sqluURs2XzndjPXg677c8Iw4nCnk3TxO_MN4RvlDOHGXhy3Ms-eLyVtdboDP9f04W0T1I-FSU3JQe250zpVSmonaS07_fI&user=jpU4iscAAAAJ"><img src="http://ejournal.stkip-pgri-sumbar.ac.id/public/site/images/admin/google3.png" alt="" /></a><img src="http://ejournal.stkip-pgri-sumbar.ac.id/public/site/images/admin/crossref4.png" alt="" /><img src="http://ejournal.stkip-pgri-sumbar.ac.id/public/site/images/admin/PKP_Index.png" alt="" /><img src="http://ejournal.stkip-pgri-sumbar.ac.id/public/site/images/admin/worlcat.org__2.png" /><img src="http://ejournal.stkip-pgri-sumbar.ac.id/public/site/images/admin/openAIRE2.png" /><img src="http://ejournal.stkip-pgri-sumbar.ac.id/public/site/images/admin/ROAD2.png" /><img src="http://ejournal.stkip-pgri-sumbar.ac.id/public/site/images/admin/4.png" /><img src="http://ejournal.stkip-pgri-sumbar.ac.id/public/site/images/admin/DIEMSIONS.png" /></p> </div> </div>Program Studi Sastra Jepang Fakultas Ilmu Budaya Universitas Bung Hattaen-USHikari: Jurnal Bahasa dan Kebudayaan2809-2007Analisis Konten Navito Halal sebagai Panduan Edukasi Makanan Halal Wisatawan Muslim
https://hikari.bunghatta.ac.id/index.php/hikari/article/view/96
<p><em>Penelitian ini menganalisis peran Navito Halal, seorang konten kreator asal Jepang, dalam menyediakan panduan edukatif mengenai makanan halal bagi wisatawan Muslim di Jepang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bagaimana konten digital dapat berfungsi sebagai referensi informatif dan praktis dalam memenuhi kebutuhan wisatawan Muslim terhadap kuliner halal dan fasilitas ramah Muslim di negara non-Muslim. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan analisis konten deskriptif, mengacu pada teori Analisis Konten Holsti serta tahapan coding Strauss & Corbin (open, axial, dan selective coding). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten Navito Halal tidak hanya menyajikan informasi produk bersertifikat halal, tetapi juga menekankan pentingnya fasilitas ibadah, memberikan edukasi tentang nilai halal, serta testimoni pengguna yang membangun kepercayaan. Konten tersebut memperlihatkan halal sebagai gaya hidup sekaligus kebutuhan spiritual, sehingga mampu membantu wisatawan Muslim dalam pengambilan keputusan dan menciptakan rasa aman serta nyaman selama perjalanan. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa media sosial dapat menjadi sarana efektif dalam promosi halal serta mendorong kesadaran pelaku usaha lokal untuk memperluas layanan ramah Muslim.</em></p>Marsya Faradila YunitaArsi Widiandari
Copyright (c) 2025 Hikari: Jurnal Bahasa dan Kebudayaan
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-11-032025-11-035141543410.37301/hikari.v5i1.96ANALISIS PENGGUNAAN BIKAGO OLEH TOKOH CHITANDA ERU DALAM ANIME HYOUKA
https://hikari.bunghatta.ac.id/index.php/hikari/article/view/103
<p><em>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis, bentuk, dan fungsi bikago yang digunakan oleh tokoh Chitanda Eru dalam anime Hyouka. Bikago merupakan bentuk bahasa halus yang digunakan untuk memperindah tuturan dengan penambahan prefiks o- atau go- pada kata benda. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiolinguistik. Metode penelitian yang diterapkan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiolinguistik. Data dikumpulkan dari seluruh tuturan Chitanda Eru dalam episode 1 hingga 22 serial tersebut. Data dianalisis melalui proses identifikasi, klasifikasi, dan interpretasi berdasarkan konteks penggunaan bikago. Teori Hori (2010) digunakan untuk mengkaji jenis dan bentuknya, sementara teori Hinata (dalam Sudjianto & Dahidi, 2014) dipakai untuk menganalisis fungsi. Hasil penelitian menunjukkan temuan 15 data bikago, yang terklasifikasi menjadi o-wago (10 data), o-kango (2 data), dan go-kango (3 data). Fungsi dominannya adalah menyatakan perasaan formal (6 data), diikuti oleh penghormatan (5 data), kasih sayang (2 data), menjaga martabat (1 data), dan menyatakan jarak sosial (1 data). Secara praktis, temuan ini bermanfaat bagi pembelajaran bahasa Jepang dengan memberikan contoh kontekstual tentang penerapan kesopanan linguistik sosial dalam berkomunikasi. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya pemahaman tentang kajian sosiolinguistik dengan mendemonstrasikan bagaimana bahasa merefleksikan identitas sosial penuturnya. Simpulannya, penggunaan bikago oleh Chitanda Eru secara konsisten mencerminkan latar belakangnya sebagai bangsawan dan nilai-nilai kesopanan dalam budaya Jepang. Dengan demikian, penggunaan bikago oleh Chitanda Eru menunjukkan hubungan erat antara pilihan bahasa dan status sosial dalam budaya Jepang.</em></p>Kadex DwipayanaPutu Dewi Merlyna Yuda PramestiKadek Eva Krishna Adnyani
Copyright (c) 2025 Hikari: Jurnal Bahasa dan Kebudayaan
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-11-032025-11-035140141410.37301/hikari.v5i1.103PERCEPTION OF JAPANESE STUDENTS AT UNIVERSITAS ANDALAS
https://hikari.bunghatta.ac.id/index.php/hikari/article/view/60
<p><em>This study examines the perceptions of Japanese students of Universitas Andalas towards using YouTube content in preparing for the Japanese Language Proficiency Test (JLPT) and its impact on developing their intercultural competence. Based on the abundance of Japanese language teaching content on YouTube, both from native speakers and local teachers, this study aims to understand how the use of this digital media contributes to linguistic and cultural aspects. The theoretical framework of Intercultural Competence by Byram (1997), with its five dimensions (savoirs), is used as the basis for the analysis. This study adopted a descriptive quantitative approach, with data collected through a questionnaire obtained from 146 respondents of Japanese student at Universitas Andalas. The results showed that most respondents (72%) perceived cultural explanations in JLPT videos, although 28% considered the content to be minimal, especially for levels N5-N4. Around 58% of respondents reported practicing the cultural knowledge gained from YouTube. Positively, 80% of respondents agreed that YouTube content improved their understanding of cultural differences, and 55% felt that the videos triggered self-cultural reflection. However, only 35% of respondents found content criticizing Japanese cultural stereotypes. Overall, the average user satisfaction reached 3.8/5, indicating that YouTube is helpful but needs cultural depth and interactivity improvement.</em></p>Rima Devi
Copyright (c) 2025 Hikari: Jurnal Bahasa dan Kebudayaan
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-11-032025-11-035135836710.37301/hikari.v5i1.60BOKU DAKE GA INAI MACHI: A SHIFT IN FILMMAKER PERCEPTION
https://hikari.bunghatta.ac.id/index.php/hikari/article/view/99
<p><em>Filmmakers transform text into a film format with the power of audiovisuals. This adaptation, known as ecranization, results in changes and variations, including reductions and additions. This study aims to uncover the changes in the plot and setting of the film Boku Dake ga Inai Machi from the manga version, reflecting the shift in perception between the filmmaker and the manga artist. Bluestone's ecranization theory is used to analyze these changes. This qualitative descriptive study employed content analysis of the manga and film data sources. The study concludes that the changes in the plot and setting, in addition to limitations in the film's duration and technical aspects, serve to strengthen the image of Satoru's character, who is willing to sacrifice himself for the good of the future. Furthermore, the filmmaker chose changes in the setting, time, and atmosphere to heighten the tension with the threat of danger and stir the audience's emotions. The film, as an adaptation of the manga, adapts to the filmmaker's perception and is not expected to be a faithful replica of the original version. The changes are natural and related to the process.</em></p> <p><em> </em></p> <p><strong><em>Keywords</em></strong><em>: film, manga, changes, filmmaker</em></p>Andre OktavianoTienn ImmerryFemmy DahlanOslan Amril
Copyright (c) 2025 Hikari: Jurnal Bahasa dan Kebudayaan
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-11-032025-11-035138340010.37301/hikari.v5i1.99DESAIN PEMELAJARAN ANTARBUDAYA BAHASA JEPANG MENGGUNAKAN MEDIA SOSIAL
https://hikari.bunghatta.ac.id/index.php/hikari/article/view/61
<p><em>Kompetensi komunikasi antarbudaya sangat perlu dibina dalam dunia pendidikan bahasa seiring upaya meningkatkan kompetensi linguistik. Pengetahuan dan pemahaman antarbudaya sangat membantu membangun hubungan baik dan saling menghargai antara budaya yang berbeda. Era digital memberikan ruang yang luas untuk interaksi antarbudaya, termasuk komunikasi secara tertulis. Pemelajar bahasa Jepang dapat melatih kompetensi antarbudaya dengan cara memberikan komentar pada konten-konten tertentu di media sosial seperti YouTube, Instagram, Tik Tok, dan Facebook. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis desain pemelajaran antarbudaya dalam kelas bahasa Jepang menggunakan media sosial dan menganalisis asesmen pada dimensi komunikasi tertulis melalui media sosial dengan pendekatan antarbudaya. Hasil penelitian menunjukkan kegiatan belajar dapat berlangsung secara sistematis dengan menggunakan teori praktik antarbudaya, mahasiswa mengalami perkembangan kesadaran antarbudaya, dan komentar tertulis mahasiswa pada media sosial menunjukkan adanya kompetensi antarbudaya yang meliputi keterampilan, motivasi, dan pengetahuan. Penggunaan media sosial sebagai alat pemberi input bahasa dan antarbudaya dinilai sangat efektif digunakan di dalam pemelajaran, dikarenakan media sosial daya tarik dan sifat interaksi yang alami.</em></p> <p><strong><em>Kata kunci : pedagogi antarbudaya, bahasa Jepang, komunikasi antarbudaya, media sosial</em></strong></p>Sri Wahyu Widiati
Copyright (c) 2025 Hikari: Jurnal Bahasa dan Kebudayaan
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-11-032025-11-035136838210.37301/hikari.v5i1.61REPRESENTASI MASKULINITAS MODERN PADA KARAKTER OKARUN DALAM ANIME DANDADAN
https://hikari.bunghatta.ac.id/index.php/hikari/article/view/102
<p><em>Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis representasi maskulinitas masyarakat modern di Jepang pada karakter Okarun. Data visual dan verbal dalam penelitian ini bersumber dari anime Dandadan karya Yukinobu Tatsu. Data dikumpulkan melalui hasil observasi yang kemudian akan disajikan secara deskriptif. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Data dianalisis menggunakan teori maskulinitas yang dipaparkan oleh Oishi dan Kitakata (2013) untuk mengetahui representasi maskulinitas modern dalam masyarakat Jepang yang tergambarkan dalam karakter Okarun. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa dalam karakter Okarun terdapat lima aspek maskulinitas dalam masyarakat Jepang modern sesuai dengan teori Oishi dan Kitakata (2013) yaitu, social desirability, good looks, boldness, individuality, dan mental strength hal tersebut menandakan bahwa dalam karakter yang tidak terlihat macho secara eksternal juga memiliki atribut maskulin yang ada dalam diri karakter.</em></p>alit dian wagiswariGede Satya HermawanPutu Dewi Merlyna Yuda Pramesti
Copyright (c) 2025 Hikari: Jurnal Bahasa dan Kebudayaan
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-11-032025-11-035143544710.37301/hikari.v5i1.102
Validation errors:
Failed to locate the main schema resource at 'https://www.crossref.org/schemas/crossref4.3.6.xsd'.
Invalid XML:
<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<doi_batch xmlns="http://www.crossref.org/schema/4.3.6" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:jats="http://www.ncbi.nlm.nih.gov/JATS1" xmlns:ai="http://www.crossref.org/AccessIndicators.xsd" version="4.3.6" xsi:schemaLocation="http://www.crossref.org/schema/4.3.6 https://www.crossref.org/schemas/crossref4.3.6.xsd">
<head>
<doi_batch_id>_1764519122</doi_batch_id>
<timestamp>1764519122</timestamp>
<depositor>
<depositor_name>Popi Fauziati</depositor_name>
<email_address>popifauziati@bunghatta.ac.id</email_address>
</depositor>
<registrant>Program Studi Sastra Jepang Fakultas Ilmu Budaya Universitas Bung Hatta</registrant>
</head>
<body>
<journal>
<journal_metadata>
<full_title>Hikari: Jurnal Bahasa dan Kebudayaan</full_title>
<abbrev_title>hikari</abbrev_title>
<issn media_type="electronic">2809-2007</issn>
</journal_metadata>
<journal_issue>
<publication_date media_type="online">
<month>11</month>
<day>03</day>
<year>2025</year>
</publication_date>
<journal_volume>
<volume>5</volume>
</journal_volume>
<issue>1</issue>
<doi_data>
<doi>10.37301/hikari.v5i1</doi>
<resource>https://hikari.bunghatta.ac.id/index.php/hikari/issue/view/9</resource>
</doi_data>
</journal_issue>
<journal_article xmlns:jats="http://www.ncbi.nlm.nih.gov/JATS1" xmlns:ai="http://www.crossref.org/AccessIndicators.xsd" publication_type="full_text" metadata_distribution_opts="any">
<titles>
<title>BOKU DAKE GA INAI MACHI: A SHIFT IN FILMMAKER PERCEPTION</title>
</titles>
<contributors>
<person_name contributor_role="author" sequence="first">
<surname>Andre Oktaviano</surname>
</person_name>
<person_name contributor_role="author" sequence="additional">
<surname>Tienn Immerry</surname>
</person_name>
<person_name contributor_role="author" sequence="additional" language="en">
<given_name>Femmy </given_name>
<surname>Dahlan</surname>
</person_name>
<person_name contributor_role="author" sequence="additional">
<surname>Oslan Amril</surname>
</person_name>
</contributors>
<jats:abstract xmlns:jats="http://www.ncbi.nlm.nih.gov/JATS1">
<jats:p>Filmmakers transform text into a film format with the power of audiovisuals. This adaptation, known as ecranization, results in changes and variations, including reductions and additions. This study aims to uncover the changes in the plot and setting of the film Boku Dake ga Inai Machi from the manga version, reflecting the shift in perception between the filmmaker and the manga artist. Bluestone's ecranization theory is used to analyze these changes. This qualitative descriptive study employed content analysis of the manga and film data sources. The study concludes that the changes in the plot and setting, in addition to limitations in the film's duration and technical aspects, serve to strengthen the image of Satoru's character, who is willing to sacrifice himself for the good of the future. Furthermore, the filmmaker chose changes in the setting, time, and atmosphere to heighten the tension with the threat of danger and stir the audience's emotions. The film, as an adaptation of the manga, adapts to the filmmaker's perception and is not expected to be a faithful replica of the original version. The changes are natural and related to the process.
Keywords: film, manga, changes, filmmaker</jats:p>
</jats:abstract>
<publication_date media_type="online">
<month>11</month>
<day>03</day>
<year>2025</year>
</publication_date>
<pages>
<first_page>383</first_page>
<last_page>400</last_page>
</pages>
<ai:program xmlns:ai="http://www.crossref.org/AccessIndicators.xsd" name="AccessIndicators">
<ai:license_ref>https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</ai:license_ref>
</ai:program>
<doi_data>
<doi>10.37301/hikari.v5i1.99</doi>
<resource>https://hikari.bunghatta.ac.id/index.php/hikari/article/view/99</resource>
<collection property="crawler-based">
<item crawler="iParadigms">
<resource>https://hikari.bunghatta.ac.id/index.php/hikari/article/download/99/44</resource>
</item>
</collection>
<collection property="text-mining">
<item>
<resource mime_type="application/pdf">https://hikari.bunghatta.ac.id/index.php/hikari/article/download/99/44</resource>
</item>
</collection>
</doi_data>
</journal_article>
</journal>
</body>
</doi_batch>