ANALISIS PENGGUNAAN BIKAGO OLEH TOKOH CHITANDA ERU DALAM ANIME HYOUKA
DOI:
https://doi.org/10.37301/hikari.v5i1.103Keywords:
bikago, keigo, linguistic politeness, anime Hyouka, Chitanda Eru.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis, bentuk, dan fungsi bikago yang digunakan oleh tokoh Chitanda Eru dalam anime Hyouka. Bikago merupakan bentuk bahasa halus yang digunakan untuk memperindah tuturan dengan penambahan prefiks o- atau go- pada kata benda. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiolinguistik. Metode penelitian yang diterapkan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiolinguistik. Data dikumpulkan dari seluruh tuturan Chitanda Eru dalam episode 1 hingga 22 serial tersebut. Data dianalisis melalui proses identifikasi, klasifikasi, dan interpretasi berdasarkan konteks penggunaan bikago. Teori Hori (2010) digunakan untuk mengkaji jenis dan bentuknya, sementara teori Hinata (dalam Sudjianto & Dahidi, 2014) dipakai untuk menganalisis fungsi. Hasil penelitian menunjukkan temuan 15 data bikago, yang terklasifikasi menjadi o-wago (10 data), o-kango (2 data), dan go-kango (3 data). Fungsi dominannya adalah menyatakan perasaan formal (6 data), diikuti oleh penghormatan (5 data), kasih sayang (2 data), menjaga martabat (1 data), dan menyatakan jarak sosial (1 data). Secara praktis, temuan ini bermanfaat bagi pembelajaran bahasa Jepang dengan memberikan contoh kontekstual tentang penerapan kesopanan linguistik sosial dalam berkomunikasi. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya pemahaman tentang kajian sosiolinguistik dengan mendemonstrasikan bagaimana bahasa merefleksikan identitas sosial penuturnya. Simpulannya, penggunaan bikago oleh Chitanda Eru secara konsisten mencerminkan latar belakangnya sebagai bangsawan dan nilai-nilai kesopanan dalam budaya Jepang. Dengan demikian, penggunaan bikago oleh Chitanda Eru menunjukkan hubungan erat antara pilihan bahasa dan status sosial dalam budaya Jepang.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Hikari: Jurnal Bahasa dan Kebudayaan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
